Keempat penumpang ditemukan dalam kondisi selamat setelah perahu mereka terkatung-katung di perairan Tual akibat mengalami gangguan mesin.
Informasi kejadian diterima Pos SAR Tual sekitar pukul 08.20 WIT dari Ramli Kurway, pihak keluarga penumpang. Perahu tersebut dilaporkan mengalami mati mesin sejak pukul 06.00 WIT di posisi sekitar 15,64 mil laut sebelah timur Dermaga Tual.
Mendapat laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tual bersama personel Satpolairud Polres Tual dan Angkatan Laut Tual langsung bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit kapal cepat RIB sekitar pukul 09.00 WIT.
Sekitar pukul 09.30 WIT, tim berhasil menemukan long boat beserta empat penumpangnya. Seluruh penumpang dalam kondisi selamat dan langsung dievakuasi menuju Kota Tual.
Pada pukul 10.40 WIT, seluruh penumpang tiba di Tual dan diserahkan kepada pihak keluarga. Operasi SAR kemudian dinyatakan selesai dan ditutup.
Empat penumpang yang berhasil dievakuasi masing-masing Oktovianis Bernal (49), Frans Elia Erubun (57), Marce Erubun (57), dan Erubun Bernal (11).
Dalam operasi tersebut, unsur yang terlibat terdiri atas empat personel Tim Rescue Pos SAR Tual, satu personel Polairud Polres Tual, satu personel Angkatan Laut Tual, serta satu orang keluarga penumpang.
Proses evakuasi berlangsung di tengah kondisi cuaca cerah berawan dengan angin bertiup dari arah tenggara berkisar 13–29 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,25–2,5 meter.
Kapolres Tual AKBP Whansi Des Asmoro, S.H., S.I.K., menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat atas respons cepat dan sinergi dalam operasi tersebut sehingga keempat penumpang dapat diselamatkan tanpa korban jiwa.
Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan laut diimbau memastikan kondisi mesin dan kelengkapan keselamatan sebelum berlayar. Selain itu, perkembangan cuaca dan kondisi gelombang juga perlu dipantau untuk mengantisipasi risiko selama perjalanan.


