Bupati Malra Serahkan Tiga Rumah Realokasi Korban Bencana di Ohoirenan


LANGGUR, HARIANMALUKU.com  — Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyerahkan tiga unit rumah baru tipe 36 kepada masyarakat terdampak bencana alam di Ohoi Ohoirenan, Kecamatan Kei Besar Selatan, Sabtu (5/9/2026).

Penyerahan bantuan rumah tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun melalui penyerahan kunci dan pengguntingan pita di kawasan puncak Ohoi Ohoirenan.

Tiga warga yang menerima bantuan rumah tahun anggaran 2026 tersebut yakni Ny. Tirsa Rahalus didampingi suaminya, Natan Rahangmetan, Novita Rahalus, dan Margaretha Ohoitaur.

Bupati hadir didampingi Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam, Dandim 1503/Tual Letkol Inf Andi Agussalim, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Afan Bachri Ifat, S.STP., M.Si., sejumlah pimpinan OPD, Camat Kei Besar Selatan J. Ubro, Kepala Ohoi/Orang Kai Ohoirenan Julius Rahalus, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Muhamad Thaher Hanubun menegaskan bahwa pemerintah harus hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat ketika terjadi musibah.

"Begitu ada musibah, maka negara harus hadir. Negara harus menjawab," tegas Thaher.

Menurutnya, keterbatasan anggaran akibat efisiensi tidak boleh menjadi alasan pemerintah mengabaikan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.

Ia mengatakan masyarakat tidak berkepentingan dengan persoalan efisiensi anggaran. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kehadiran dan perhatian pemerintah.

"Memang kita dalam kondisi efisiensi, tetapi masyarakat itu tidak mau tahu dengan efisiensi. Yang mereka tahu adalah saya harus diperhatikan oleh negara," ujarnya.

Thaher juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan yang telah berupaya merealisasikan pembangunan rumah bagi warga terdampak bencana.

Ia mengungkapkan, pembangunan tiga rumah di Ohoirenan dapat diselesaikan melalui dukungan berbagai pihak, termasuk pihak perusahaan yang bersedia membantu terlebih dahulu dalam proses pembangunan.

"Kerja dulu, baru kita bayar belakang. Yang penting masyarakat menikmati dulu," katanya.

Bangun 12 Rumah untuk Korban Bencana

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Maluku Tenggara Afan Bachri Ifat dalam laporannya menjelaskan, program relokasi rumah terdampak bencana alam tahun anggaran 2026 dilaksanakan berdasarkan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.

Untuk korban bencana dengan tingkat kerusakan berat, pemerintah daerah membangun sebanyak 12 unit rumah baru tipe 36 yang tersebar di sejumlah ohoi.

Rinciannya, satu unit rumah dibangun di Ohoi Ohiel, Kecamatan Kei Besar, tiga unit di Ohoi Ohoirenan, Kecamatan Kei Besar Selatan, dan delapan unit di Ohoi Weduar, Kecamatan Kei Besar Selatan.

Dari 12 unit tersebut, tiga unit rumah di Ohoirenan telah rampung dan diserahkan kepada masyarakat pada kegiatan tersebut.

Selain pembangunan rumah baru bagi korban dengan tingkat kerusakan berat, pemerintah juga menyiapkan bantuan material bangunan bagi korban bencana dengan tingkat kerusakan sedang.

Sebanyak 20 kepala keluarga mendapat bantuan tersebut, dengan sembilan kepala keluarga di antaranya berada di Ohoi Ohoirenan.

Afan mengatakan program tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan perhatian pemerintah daerah dalam menyediakan hunian yang layak, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat terdampak bencana.

Bupati Minta Rumah Tidak Dibiarkan Kosong

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan perhatian terhadap kelengkapan fasilitas di dalam rumah yang baru diserahkan.

Ia meminta agar rumah-rumah tersebut tidak hanya berdiri sebagai bangunan kosong, tetapi segera dilengkapi kebutuhan dasar sehingga benar-benar dapat ditempati dengan layak oleh penerima bantuan.

Bupati bahkan meminta Bagian Umum berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar kebutuhan dasar seperti tempat tidur dan sofa dapat diupayakan melalui penganggaran pada perubahan anggaran.

"Saya masuk dalam rumah ini sekarang, tetapi satu bulan atau dua bulan akan datang harus ada isi," tegasnya.

Menurut Thaher, masyarakat penerima bantuan harus dapat merasakan hunian yang layak sebagaimana masyarakat lainnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi penerima dan menjadi bagian dari upaya pemerintah mewujudkan Maluku Tenggara yang maju, sejahtera, aman, dan berkeadilan menuju Maluku Tenggara Hebat.

Usai penyerahan kunci dan pengguntingan pita, Bupati bersama Wakil Bupati, Dandim 1503/Tual, Camat Kei Besar Selatan, Kepala Ohoi Ohoirenan, Kepala Dinas Perkimtan, serta sejumlah pejabat terkait meninjau seluruh ruangan rumah baru yang telah diserahkan kepada masyarakat.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR