Monumen yang dibangun sebagai bentuk penghormatan terhadap keteladanan Pater Yohanes Kusters SJ tersebut diharapkan menjadi simbol inspirasi pelayanan kasih umat Katolik Paroki Namar, sekaligus merefleksikan nilai-nilai iman, pendidikan, dan pelayanan tanpa batas bagi sesama.
Dalam kunjungannya, Bupati Thaher didampingi langsung Wakil Ketua DPRD Maluku Tenggara Yohanis Bosco Rahawarin, S.H untuk melihat langsung proses pembangunan monumen yang saat ini memasuki tahap pengecoran dasar.
Dikesempatan itu, Bupati juga berdiskusi dengan para donatur, para tukang dan pekerja yang terlibat dalam proses pembangunan. Pembangunan monumen tersebut dirancang dengan diameter 10 meter. Patung Pater Yohanes Kusters SJ sendiri memiliki tinggi 5 meter, sedangkan pedestal setinggi 3 meter, sehingga keseluruhan monumen mencapai 8 meter.
Dari sisi material, patung Pater Yohanes Kusters SJ akan menggunakan bahan bronze, sementara pedestal dibuat dari beton dengan finishing batu alam. Sementara, untuk area lanskap akan dilengkapi tanaman hias dan paving untuk memperkuat fungsi monumen sebagai ruang publik yang representatif.
Tidak hanya menjadi penanda sejarah dan keteladanan iman umat Katolik, kawasan monumen Pater Yohanes Kusters SJ juga dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, seperti air mancur, lampu taman, bangku taman, serta jalur pedestrian.
Kehadiran Bupati Thaher dan Wakil Ketua DPRD Yohanis Bosco Rahawarin di tengah proses pembangunan menjadi bentuk perhatian Pemerintah Daerah dan DPRD terhadap berbagai inisiatif masyarakat yang memiliki nilai sosial, budaya, sejarah, pendidikan, dan keagamaan.
Pembangunan monumen Pater Yohanes Kusters SJ diharapkan tidak sekadar menjadi bangunan fisik, tetapi juga menjadi ruang yang menghidupkan kembali semangat pelayanan kasih dan keteladanan untuk generasi Maluku Tenggara di masa mendatang.
Bagi masyarakat Ohoi Namar dan umat Katolik di Paroki Namar, pembangunan monumen ini menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai keteladanan serta warisan pelayanan kasih yang telah memberikan inspirasi bagi kehidupan bersama umat Katolik di Kecamatan Manyeuw lebih luas untuk seluruh masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara.


