Audiensi tersebut berlangsung di Gedung Mina Bahari Lantai 9, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bupati Thaher didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam pertemuan yang turut dihadiri Staf Khusus Bidang Sumber Daya Kelautan dan Perikanan serta Modernisasi Armada Kapal Perikanan dan Kapal Pengawas Kelautan dan Perikanan Bambang Nariyono.
Turut hadir Direktur Pemanfaatan Ruang Kolom Perairan dan Dasar Laut Didit Eko Prasetiyo, Direktur Rumput Laut Nono Hartanto, serta sejumlah staf KKP.
Dorong Rumput Laut Jadi Penggerak Ekonomi
Pembahasan diarahkan pada optimalisasi pemanfaatan ruang perairan serta pengembangan kawasan budidaya rumput laut di Maluku Tenggara.
Langkah ini dinilai penting mengingat wilayah Maluku Tenggara memiliki potensi kelautan yang besar. Pengelolaan potensi tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan produksi, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan daerah.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap sinergi dengan KKP dapat memperkuat pengembangan budidaya rumput laut, baik dari sisi pemanfaatan ruang, produksi maupun pengelolaan yang berkelanjutan.
Selain meningkatkan produksi, pengembangan komoditas rumput laut juga diarahkan untuk memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat pesisir.
Targetkan PAD Ikut Meningkat
Bagi Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, pengembangan rumput laut memiliki arti strategis karena potensinya dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Karena itu, hasil audiensi bersama KKP diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui program dan kebijakan yang mampu memperluas pengembangan budidaya rumput laut di Maluku Tenggara.
Melalui pengelolaan yang tepat dan dukungan pemerintah pusat, potensi laut Maluku Tenggara diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kontribusi sektor kelautan dan perikanan terhadap pembangunan daerah.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk menjadikan potensi kelautan dan perikanan sebagai salah satu kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


