Penegasan itu disampaikan Bupati saat memberikan sambutan pada Upacara Pengukuhan Lulusan Sarjana FKIP Universitas Pattimura Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), penandatanganan kerja sama pendidikan dokter spesialis bersama Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura, serta peluncuran aplikasi MTH Smart di Aula Kantor Bupati Langgur Jumat (10/7).
Menurut Bupati, tiga agenda tersebut merupakan satu kesatuan strategi pembangunan daerah yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan transformasi digital.
"Daerah seperti kami tidak akan pernah menang dengan mengandalkan besarnya belanja. Kami hanya akan menang dengan mengandalkan kualitas manusianya. Bila kami tidak kaya dalam kapasitas fiskal, maka kami harus kaya dalam modal insani," tegas Hanubun.
Thaher menjelaskan, Kabupaten Maluku Tenggara sebagai daerah kepulauan menghadapi tantangan geografis yang menyebabkan biaya pelayanan publik dan logistik menjadi lebih mahal. Karena itu, investasi pada peningkatan kualitas SDM menjadi pilihan paling strategis.
Bupati mengungkapkan bahwa lahirnya Program RPL berawal dari kekhawatirannya beberapa tahun lalu setelah mengetahui masih banyak guru lulusan Diploma III yang terancam kehilangan status sebagai tenaga pendidik apabila tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana.
"Kami berpikir bagaimana meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memastikan para guru tetap memiliki kesempatan menjadi guru. Alhamdulillah, melalui Program RPL mimpi itu bisa diwujudkan," ujarnya.
Hanubun menyebut Program RPL memberikan penghargaan terhadap pengalaman mengajar para guru sehingga mereka dapat menyelesaikan pendidikan sarjana dalam waktu lebih singkat tanpa meninggalkan tugas mengajar terlalu lama.
Ia juga mengapresiasi Universitas Pattimura yang membuka akses pendidikan tinggi bagi para guru hingga ke wilayah terpencil di Kepulauan Kei.
Selain pendidikan, Bupati menilai peluncuran aplikasi MTH Smart menjadi langkah penting dalam mempercepat pelayanan administrasi guru secara digital.
Melalui aplikasi tersebut, berbagai layanan seperti kenaikan pangkat dan administrasi kepegawaian dapat dilakukan secara daring sehingga guru tidak perlu lagi meninggalkan sekolah untuk mengurus dokumen di ibu kota kabupaten.
Hanubun menegaskan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara juga telah membangun infrastruktur pendukung berupa jaringan listrik dan internet hingga ke wilayah-wilayah terpencil agar transformasi digital dapat berjalan optimal.
Di bidang kesehatan, ia mengungkapkan pemerintah daerah sebelumnya telah berhasil meningkatkan kualifikasi 84 bidan dari Diploma III menjadi Sarjana melalui kerja sama dengan Kementerian Kesehatan. Kini, Pemkab kembali membuka peluang peningkatan layanan kesehatan melalui kerja sama pendidikan dokter spesialis bersama Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura.
Menutup sambutannya, Hanubun mengajak seluruh pihak memperkuat semangat persaudaraan masyarakat Kei melalui falsafah "Ain Ni Ain", sebagai landasan membangun pendidikan dan pelayanan publik yang lebih berkualitas.
"Pada akhirnya, sebaik-baiknya pembangunan adalah pembangunan yang memuliakan manusianya," pungkasnya.


