Tembok Proyek Alfamidi Roboh di Maluku Tenggara, Dua Pekerja Tewas, Satu Kritis


LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Kecelakaan kerja maut terjadi di proyek pembangunan gerai Alfamidi di Ohoi Watdek, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIT.

Sebuah tembok bangunan yang masih dalam tahap konstruksi tiba-tiba roboh dan menimpa para pekerja. Akibatnya, dua orang meninggal dunia, sementara seorang pekerja lainnya mengalami luka berat.

Korban meninggal dunia masing-masing Topik Hidayat (29) dan Muhamad Yhudi (23), keduanya bekerja sebagai tukang bangunan dan berasal dari Desa Bandaraharjo, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Sementara Henro (33), mandor proyek yang juga berasal dari daerah yang sama, selamat namun mengalami luka serius di bagian kepala, empat jari tangan kanan, siku, dan pergelangan tangan kanan.

Berdasarkan keterangan saksi Reinal Muhamad Ridwan di lokasi, peristiwa nahas itu terjadi saat para pekerja sedang melakukan pekerjaan pembukaan lantai bangunan.

Tiba-tiba angin kencang diduga menerjang lokasi proyek hingga merobohkan salah satu dinding bangunan yang belum diperkuat dengan struktur pengecoran maupun besi penyangga.

Reruntuhan tembok langsung menimpa para pekerja yang berada di sekitar lokasi. Rekan-rekan korban segera melakukan evakuasi dan membawa ketiga korban ke RSUD Karel Sadsuitubun Langgur. Namun, dua korban dinyatakan meninggal dunia, sedangkan Henro masih menjalani perawatan intensif.

Hingga Jumat siang, aparat dari Kodim 1503/Tual, Polres Maluku Tenggara, bersama instansi terkait masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti runtuhnya tembok tersebut.

Polisi juga akan mendalami apakah insiden ini murni dipicu cuaca ekstrem atau terdapat unsur kelalaian dalam penerapan standar keselamatan kerja di lokasi proyek.

Insiden ini mengundang perhatian masyarakat luas karena terjadi di proyek pembangunan gerai ritel modern yang sedang berlangsung. Polisi diminta segera mengungkap penyebab kecelakaan tersebut sekaligus memastikan seluruh proyek konstruksi di wilayah Maluku Tenggara menerapkan standar keselamatan kerja guna mencegah terjadinya tragedi serupa.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR