Bagi Viali, usia SD Naskat Matias 1 Langgur merupakan bukti sejarah panjang pengabdian dunia pendidikan di Maluku Tenggara. Selama lebih dari satu abad, sekolah itu telah melahirkan banyak tokoh yang berkontribusi bagi daerah maupun bangsa.
"Usia 137 tahun adalah usia yang sangat panjang. SD ini lebih tua dari kita semua. Mari kita jaga baik-baik, terus hidup, terus mengabdi kepada daerah ini, dan terus menghasilkan tokoh-tokoh yang luar biasa," katanya.
Rahantoknam menegaskan perjalanan panjang sekolah tersebut tidak lepas dari dedikasi para pendiri, guru, tenaga kependidikan, serta Yayasan yang terus menjaga mutu pendidikan dari generasi ke generasi. Pemerintah Daerah, kata dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempertahankan eksistensi SD Naskat Matias 1 Langgur hingga saat ini.
Charlos menambahkan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta berbagai program inovatif yang berpihak pada peserta didik.
Wabup juga mengajak pemerintah, yayasan, sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk bersinergi membangun pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing demi mencetak generasi unggul Maluku Tenggara di masa depan.


