Ribka Haluk: Laut Maluku Bisa Bikin Ekonomi Melejit


AMBON, HARIANMALUKU.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan bahwa kekayaan laut Maluku dapat menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi daerah jika dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikan Ribka saat menghadiri rapat koordinasi bersama Hendrik Lewerissa, unsur Forkopimda, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Maluku di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (4/6/2026).

Menurut Ribka, Maluku memiliki potensi maritim yang sangat besar, baik dari sumber daya yang berada di permukaan laut maupun yang tersimpan di bawahnya. Potensi tersebut mencakup sektor perikanan, budidaya mutiara, hingga berbagai komoditas kelautan lainnya yang mampu memberikan nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.

“Wilayah ini saya lihat dari sisi maritimnya sangat menjanjikan prospeknya, baik yang ada di atas laut maupun di bawahnya seperti ikan, mutiara dan lain-lain, sehingga pengelolaannya harus lebih baik supaya bisa ada pendapatan lebih baik lagi,” kata Ribka.

Ia menjelaskan, sektor kemaritiman selama ini memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Bahkan, pengelolaan sumber daya kelautan yang optimal disebut menyumbang lebih dari 15 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Karena itu, daerah kepulauan seperti Maluku dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan sektor maritim yang terintegrasi.

Ribka juga menyoroti sejumlah capaian ekonomi daerah yang menunjukkan tren positif. Salah satunya Kabupaten Maluku Barat Daya yang mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 12,41 persen pada triwulan IV tahun 2025. Sementara itu, Kota Ambon mencatat pertumbuhan ekonomi 5,71 persen, melampaui rata-rata nasional.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa potensi ekonomi Maluku masih sangat terbuka untuk terus dikembangkan melalui penguatan sektor-sektor unggulan.

Selain sektor maritim, Ribka mendorong pemerintah daerah untuk menghidupkan aktivitas dunia usaha dan sektor swasta agar perputaran ekonomi semakin kuat.

“Kami harapkan mesin-mesin birokrasi maupun swasta ini juga perlu kita hidupkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ribka turut mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dan unsur Forkopimda yang selama ini menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas wilayah. Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat guna mendukung percepatan pembangunan di Maluku.

“Mohon dukungannya dari Forkopimda terus juga melakukan membantu Pak Gubernur dan teman-teman jajaran supaya kondisi kita di Maluku bisa terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Nico Barito, Abdullah Vanath, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Sadali Ie, Kepala Bappeda Provinsi Maluku Anton A. Lailossa, serta para kepala daerah dan Forkopimda kabupaten/kota se-Maluku yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun virtual.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR