Kegiatan yang dipusatkan di Balai Ohoi Ohoitahit itu berlangsung meriah dengan penyambutan melalui pengalungan bunga, pertunjukan seni, hingga peninjauan Dasawisma dan kebun percontohan PKK.
Kegiatan ini dihadiri langsung Walikota Tual yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian Abdullah Atnangar, S.Sos, M.AP, Sekretaris TP-PKK Kota Tual Jeny Mandak, S.Pi, M.AP, Kabag Hukum Abdul Kadir Reniwuryaan, S.H, M.H, Sekretaris Kecamatan Pulau Dullah Utara Rahmiyaty Rengur, SSTP, Penjabat Kepala Ohoi Ohoitahit Rizki Saleh Reniwuryaan, S.H, dan Ketua TP-PKK Ohoi Ohoitahit Wulandari Renoat, S. Kom.
Dalam sambutanya, Pejabat Kepala Ohoi Ohoitahit, Risky Saleh Reniwuryaan, SH, mengaku persiapan menghadapi lomba dilakukan dalam waktu yang sangat singkat, bahkan hanya sekitar enam hari.
"Awalnya saya pesimis, tetapi melihat semangat Ketua TP PKK dan seluruh masyarakat, hari ini saya optimistis Ohoitahit mampu memberikan yang terbaik. Jika dipercaya mewakili Kota Tual ke tingkat Provinsi, kami siap," ujarnya.
Ia mengatakan seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat ohoi, BSO, PKK, tokoh adat, tokoh agama, hingga warga bergotong royong mempersiapkan seluruh aspek penilaian.
Bagi Reniwuryaan, lomba ini bukan hanya mengejar prestasi, tetapi menjadi momentum memperbaiki kualitas pelayanan Pemerintahan Desa, pembangunan, pembinaan masyarakat, dan pemberdayaan keluarga.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lomba 10 Program Pokok PKK Kota Tual menjelaskan bahwa penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan implementasi 10 Program Pokok PKK yang telah dijalankan di tingkat ohoi. Penilaian tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga melihat langsung inovasi, partisipasi masyarakat, serta keberlanjutan program yang dilaksanakan.
Usai pembukaan, tim penilai dijadwalkan mengunjungi delapan Dasawisma serta kebun binaan PKK sebagai bagian dari proses verifikasi lapangan.
Selama kunjungan lapangan, tim meninjau berbagai program unggulan yang dikembangkan PKK Ohoitahit, mulai dari tertib administrasi Dasawisma, pemanfaatan pekarangan melalui kebun percontohan, pengelolaan tanaman pangan dan obat keluarga, hingga kebersihan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Antusiasme masyarakat tampak begitu tinggi. Warga dari berbagai kalangan turut hadir menyambut rombongan penilai dan terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama Ohoitahit dalam menghadapi lomba tersebut.
Ketua TP PKK Ohoi Ohoitahit Wulandari Renoat, S. Kom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah bekerja tanpa mengenal waktu demi mempersiapkan penilaian. Menurutnya, keberhasilan yang ingin diraih bukan semata-mata menjadi juara, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program PKK yang berkelanjutan.
Ia berharap hasil penilaian nantinya mampu membawa Ohoitahit menjadi wakil Kota Tual pada tingkat Provinsi Maluku. Kepercayaan tersebut, kata dia, akan menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk terus mempertahankan kualitas pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat.
Kegiatan penilaian ini ditutup dengan jamuan makan siang sebagai komitmen bersama seluruh elemen masyarakat Ohoitahit untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing melalui gerakan PKK.


