Rapat tersebut dihadiri perwakilan Bank Maluku Malut, RRI, PLN, dan Telkomsel guna memastikan seluruh kebutuhan teknis dan pendukung kegiatan dapat berjalan optimal hingga partai final Piala Dunia 2026.
Bupati menjelaskan, kegiatan nobar yang akan berlangsung sejak babak 32 besar hingga final itu tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat pecinta sepak bola, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Selain itu, panitia juga menyiapkan pentas seni, pertunjukan musik, serta berbagai hadiah menarik bagi masyarakat yang hadir.
Pemerintah Daerah berharap kegiatan ini mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendukung arahan pemerintah pusat untuk menciptakan kegiatan yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.


