Bupati Malra Ajak Generasi Muda Jadi Penjaga Api Pancasila


LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Generasi muda diminta menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Maluku Tenggara saat memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Halaman Makodim 1503/Tual.

Dalam amanat Kepala BPIP Republik Indonesia yang dibacakannya, Bupati menekankan bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda. Karena itu, mereka harus menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup yang nyata, bukan sekadar hafalan.

"Jadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup. Jangan biarkan nilai-nilai luhur bangsa hanya menjadi simbol tanpa makna dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Menurutnya, kemajuan ekonomi dan teknologi yang tidak dibarengi dengan nilai moral dapat menimbulkan berbagai persoalan sosial. Oleh sebab itu, generasi muda perlu memperkuat karakter kebangsaan, toleransi, dan semangat gotong royong.

Bupati juga mengingatkan pentingnya melawan berbagai ancaman yang dapat merusak persatuan bangsa, seperti intoleransi, radikalisme, dan penyebaran informasi yang memecah belah masyarakat.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memperkokoh komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter dan nasionalisme.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR