Unpatti–OJK Perkuat Literasi Keuangan Digital, Mahasiswa Diminta Waspada dan Produktif

Potret suasana kuliah umum bertajuk Digital Financial Literacy, Senin (4/5), di Aula Rektorat Unpatti. (Sumber: Unpatti Ambon).
AMBON, HARIANMALUKU.com - Universitas Pattimura bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menggelar kuliah umum bertajuk Digital Financial Literacy, Senin (4/5), di Aula Rektorat Unpatti.

Kegiatan ini menekankan pentingnya literasi keuangan digital bagi mahasiswa di tengah pesatnya perkembangan teknologi finansial yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Rektor Unpatti, Fredy Leiwakabessy, menegaskan bahwa layanan keuangan digital seperti mobile banking hingga platform transaksi online memberikan kemudahan, namun juga menyimpan risiko jika tidak dipahami dengan baik.

“Pemahaman yang tidak memadai dapat menimbulkan risiko, termasuk potensi penipuan. Karena itu, mahasiswa harus bijak dan memahami setiap layanan yang digunakan,” ujarnya.

Fredy juga menyoroti kondisi mahasiswa Unpatti yang mencapai sekitar 35 ribu orang dengan latar belakang wilayah yang tersebar di Maluku.

Menurutnya, keterbatasan akses layanan keuangan konvensional selama ini menjadi kendala, sehingga digitalisasi hadir sebagai solusi yang lebih efisien.

“Dengan sistem digital, proses transaksi seperti pembayaran biaya pendidikan menjadi lebih mudah dan tidak terhambat jarak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, menyebut perkembangan keuangan digital, termasuk aset kripto dan teknologi blockchain, sebagai fenomena global yang tidak terelakkan.

Billady menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen literasi keuangan digital di masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus mampu memanfaatkannya secara produktif untuk membuka peluang ekonomi,” tegasnya.

Kuliah umum ini turut menghadirkan sejumlah narasumber dari regulator dan industri, di antaranya Ludy Arlianto, Rizky Indrapasto, Eveline Shinta, dan Vincent, yang membahas peluang serta risiko di era ekonomi digital.

Kegiatan diakhiri dengan diskusi panel, pertukaran cenderamata, dan sesi foto bersama yang diikuti dosen serta mahasiswa Unpatti, serta dihadiri sejumlah pejabat OJK pusat dan daerah.

Melalui kegiatan ini, Unpatti dan OJK berharap literasi keuangan digital mahasiswa semakin meningkat, sehingga mampu menciptakan generasi muda yang cerdas finansial, adaptif, dan produktif di era digital.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR