Target tersebut disampaikan Bupati saat membuka secara resmi Training Center (TC) atau pemusatan latihan Kafilah MTQ Kabupaten Maluku Tenggara di Masjid Agung Raudah, Langgur, Sabtu (30/5).
Menurut Thaher, seluruh pelatih, pendamping, dan peserta harus memiliki target yang jelas agar mampu meraih prestasi maksimal. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tidak akan tercapai jika seluruh pihak hanya berorientasi pada keikutsertaan semata.
“Kita harus menentukan target. Kalau targetnya peringkat dua, maka kita harus bekerja untuk peringkat satu. Kalau hanya berpikir ikut saja, maka hasilnya juga biasa-biasa saja,” tegasnya.
Bupati mengungkapkan, pada pelaksanaan MTQ sebelumnya Maluku Tenggara berhasil menempati posisi tiga besar. Karena itu, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi pada kompetisi mendatang.
Ia juga menekankan pentingnya disiplin sebagai kunci keberhasilan peserta selama mengikuti pemusatan latihan. Menurutnya, disiplin harus menjadi budaya yang diterapkan oleh peserta maupun pelatih.
Selain mengejar prestasi, Bupati berharap keikutsertaan Kafilah MTQ Maluku Tenggara dapat menunjukkan kualitas generasi Qurani daerah yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
“Target kita bukan hanya berprestasi, tetapi juga membuktikan bahwa Maluku Tenggara memiliki generasi Qurani yang luar biasa,” katanya.
Training Center MTQ Kabupaten Maluku Tenggara akan berlangsung selama 10 hari sebagai persiapan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Maluku di Ambon.


