Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan Open Ceremony dan Launching Sekolah Aman dan Sehat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara.
Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, yang secara langsung melepas peserta jalan santai, menegaskan bahwa daerahnya dalam kondisi aman dan kondusif. Ia juga mengajak masyarakat serta media untuk menyebarkan informasi positif tentang Maluku Tenggara.
“Alhamdulillah, Maluku Tenggara dalam keadaan baik-baik saja. Mari kita sampaikan kepada publik bahwa daerah ini aman, nyaman, dan terbuka bagi siapa saja yang datang,” ujar Bupati di sela pelepasan peserta.
Pelepasan peserta dilakukan melalui hitungan mundur yang disambut sorakan meriah ribuan peserta, disertai iringan marching band yang menambah suasana penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Pemuda Nasional di daerah, sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah, tenaga pendidik, peserta didik, dan masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Maluku Tenggara, Bin Raudha Arif Hanoeboen, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Kadisdik menegaskan bahwa jalan santai ini bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi pembuka rangkaian agenda pendidikan dan kreativitas siswa di Maluku Tenggara.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, guru, orang tua, dan peserta didik. Hari ini kita bukan hanya jalan santai, tetapi juga memulai rangkaian kegiatan besar seperti lomba, festival, hingga pameran pendidikan,” ujarnya.
Menurutnya, setelah kegiatan ini akan dilanjutkan dengan berbagai agenda seperti lomba stand up comedy, senam anak Indonesia hebat, hingga festival dan pameran pendidikan yang akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Panitia menyebut kegiatan ini sebagai salah satu jalan santai terbesar di Maluku Tenggara dalam beberapa tahun terakhir. Antusiasme masyarakat yang tinggi dinilai menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap dunia pendidikan di daerah.
Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga dimaknai sebagai sarana promosi daerah bahwa Maluku Tenggara dalam kondisi aman, terbuka, dan siap menerima siapa pun yang datang.


