Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, Titus Betaubun, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tidak diberikan secara merata, melainkan berdasarkan data sosial ekonomi nasional yang mengacu pada peringkat kesejahteraan masyarakat (desil).
“Bantuan sosial ini ditujukan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan sesuai kategori desil. Jadi tidak semua masyarakat menerima bantuan, agar tepat sasaran dan tidak diberikan kepada mereka yang sudah sejahtera,” jelasnya dalam rapat koordinasi di ruang rapat Kantor Bupati Maluku Tenggara, Kamis (16/4/2026).
Ia merinci, sejumlah program yang telah terdata antara lain bantuan alat bantu dan aksesibilitas bagi 20 orang, program bebas pasung untuk 2 orang, serta isbat nikah yang menyasar 95 pasangan. Selain itu, terdapat 11 penerima program kewirausahaan dan 27 orang untuk intervensi sosial lainnya.
Disektor kesehatan, program operasi katarak mencatat 66 calon penerima di wilayah Kei Besar dan 84 orang di Kei Kecil. Namun, jumlah tersebut masih di bawah target minimal 250 orang.
“Target operasi katarak belum tercapai, sehingga perlu kerja sama semua pihak untuk mendata tambahan calon penerima,” ujarnya.
Sementara itu, bantuan pelunasan SPP berdasarkan data Dinas Pendidikan baru menjangkau 58 siswa dari jenjang SD hingga SMA. Untuk layanan kesehatan lainnya, tercatat 12 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan dan 59 orang menjalani terapi.
Titus menegaskan, finalisasi data akan dilakukan dalam rapat terakhir bersama Bupati Maluku Tenggara pada 20 April 2026. Ia juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar proaktif melengkapi data yang masih kurang.
“Kalau data belum lengkap, maka OPD terkait yang bertanggung jawab, karena surat sudah kami sampaikan, termasuk untuk kegiatan donor darah yang akan dilaksanakan di RSUD,” tegasnya.
Dalam agenda kunjungan tersebut, Menteri Sosial dijadwalkan meninjau dua lokasi utama, yakni RSUD Karel Sadsuitubun Langgur dan Sekolah Rintisan Muhammadiyah.
Pemkab Maluku Tenggara berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.


