Dalam momen tersebut, Bupati bahkan menahan kepulangan tim reporter liputan agar pesan positif tentang Maluku Tenggara dapat tersampaikan langsung kepada pemirsa di seluruh Indonesia.
“Supaya Indonesia yang menonton SCTV melihat bahwa Maluku Tenggara dalam keadaan baik-baik saja,” ujar Hanubun.
Tim reporter SCTV yang telah melakukan peliputan sejak awal Maret mengaku mendapat sambutan hangat selama berada di Maluku Tenggara. Mereka juga memastikan akan menyampaikan kondisi daerah yang aman sekaligus potensi wisatanya yang memukau.
“Maluku Tenggara aman untuk dikunjungi. Tempat wisatanya indah, airnya jernih, dan banyak potensi wisata. Jangan ragu untuk datang,” kata Windry salah satu reporter SCTV.
Bupati Hanubun menilai kehadiran media nasional menjadi bukti nyata bahwa Maluku Tenggara tetap aman dan damai. Ia juga menyampaikan apresiasi atas peran media dalam membantu promosi daerah, termasuk kunjungan ke destinasi wisata seperti Pasir Panjang.
Tak hanya aman, Maluku Tenggara juga dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Reporter SCTV, Indry menyebut masyarakat setempat hidup dalam semangat ain ni ain yang mencerminkan cinta dan kedamaian.
“Maluku Tenggara aman, penuh cinta, dan damai,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap siaran nasional ini mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mendorong minat wisatawan untuk berkunjung ke Maluku Tenggara yang kaya akan keindahan alam dan budaya.


