Polres Tual Matangkan Kesiapan Operasi Ketupat Salawaku 2026 Jelang Idul Fitri

Polres Tual Matangkan Kesiapan Operasi Ketupat Salawaku 2026 Jelang Idul Fitri. Foto/dok: Humas Polres Tual.
TUAL, HARIANMALUKU.com – Polres Tual menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan Operasi Ketupat Salawaku 2026 menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Jana Nuraga Polres Tual, Kamis (5/3/2026).

Rapat yang dimulai pukul 11.05 WIT itu melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, TNI–Polri, instansi vertikal, serta pemangku kepentingan terkait guna memastikan kesiapan pengamanan, kelancaran arus mudik, serta stabilitas kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Tual Hi. Amir Rumra, Wakapolres Tual Kompol Roni Ferdi Manawan, Danyon C Pelopor Brimob Polda Maluku Kompol Rudi W. Muskita, Kabag Ops Polres Tual Kompol Laode Arif Jaya, Plt Sekda Kota Tual Ridwan A. Renwarin, Ketua MUI Kota Tual KH Ahmad Kabalmay, serta sejumlah pejabat TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut, Wakapolres Tual yang mewakili Kapolres menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Salawaku merupakan operasi pengamanan terpadu yang melibatkan berbagai unsur lintas sektoral guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.

Sejumlah instansi kemudian memaparkan kesiapan masing-masing sektor, mulai dari pengamanan lalu lintas, kesiapan fasilitas kesehatan, ketersediaan bahan pokok, hingga kesiapan transportasi laut menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kota Tual menyampaikan bahwa stok bahan pangan pokok di wilayah tersebut dalam kondisi stabil dan dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idulfitri bahkan beberapa bulan ke depan. Namun, untuk komoditas bawang dan cabai dilaporkan masih terbatas sehingga perlu menjadi perhatian bersama.

Sementara itu, isu yang sempat beredar di media sosial terkait adanya prediksi bencana berkepanjangan hingga Idulfitri 2026 turut dibahas dalam forum tersebut. Perwakilan BMKG Wilayah Tual–Maluku Tenggara menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks.

“BMKG sampai saat ini belum mendeteksi adanya gempa bumi berkepanjangan seperti yang beredar di media sosial,” jelas perwakilan BMKG dalam rapat tersebut.

Perwakilan PT Pertamina Tual juga memastikan stok BBM, khususnya minyak tanah, dalam kondisi aman dan mencukupi hingga Idulfitri. Kelangkaan yang sempat terjadi di lapangan disebut lebih disebabkan kelalaian distribusi di tingkat agen atau pangkalan.

Selain itu, sejumlah saran juga disampaikan peserta rapat, di antaranya usulan penambahan pos pengamanan di kawasan wisata Pantai Lupus yang dinilai mengalami peningkatan kunjungan masyarakat serta memiliki potensi kerawanan kecelakaan lalu lintas.

Ketua MUI Kota Tual juga mengusulkan agar pelaksanaan Salat Idulfitri dipusatkan di Lapangan Lodar El, serta pawai malam takbiran dilaksanakan dengan pawai obor berjalan kaki tanpa menggunakan kendaraan roda dua guna menjaga ketertiban.

Disektor transportasi laut, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Tual menyampaikan bahwa pelayanan pelayaran di Pelabuhan Yos Sudarso Tual siap menghadapi lonjakan penumpang arus mudik dan arus balik Lebaran. Pihaknya juga meminta dukungan Polres Tual untuk membantu pengamanan saat kapal masuk guna mengantisipasi kemacetan.

Dinas Perhubungan Kota Tual turut menyatakan kesiapan bekerja sama dengan Polres Tual dan otoritas pelabuhan dalam mengatur arus lalu lintas selama masa mudik. Petugas Dishub akan ditempatkan di sejumlah titik rawan kemacetan, termasuk di perempatan Masjid Al-Hurriyyah yang merupakan jalur utama menuju pelabuhan.

Rapat koordinasi lintas sektoral tersebut berakhir pada pukul 12.23 WIT dengan komitmen seluruh pihak untuk bersinergi memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat Kota Tual selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR