Didampingi Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam, Ketua DPRD Maluku Tenggara Stepanus Layanan, S.IP, dan jajaran Forkopimda, Bupati Thaher menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah. “Program prioritas Presiden tidak boleh berhenti di atas kertas. Kami hadir agar setiap program benar-benar dirasakan masyarakat Maluku Tenggara,” tegasnya.
Rakornas yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu mengangkat tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”, yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dan diikuti seluruh kepala daerah se-Indonesia. Forum ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat koordinasi, sinkronisasi kebijakan, serta memastikan program prioritas nasional berjalan tepat sasaran.
Bupati Thaher menambahkan, “Jika pusat dan daerah tidak selaras, program besar tidak akan berdampak. Sinergi ini penting agar pembangunan tepat sasaran, anggaran efisien, dan masyarakat mendapatkan manfaat nyata.”
Kehadiran Maluku Tenggara bersama Forkopimda juga menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk menyelaraskan kebijakan nasional dengan kebutuhan lokal. Fokus utama daerah saat ini meliputi pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, optimalisasi program prioritas Presiden periode 2025–2029, serta penguatan kapasitas aparatur daerah.
Selain itu, Rakornas menjadi ajang berbagi praktik baik antara daerah dan pusat, termasuk strategi inovasi pelayanan publik, pengelolaan anggaran yang transparan, serta program pemberdayaan masyarakat yang tepat sasaran. Bupati Thaher menekankan bahwa pelajaran dari forum ini akan segera diadaptasi dan diterapkan di Maluku Tenggara.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dialokasikan untuk pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi rakyat, mulai dari kota hingga pulau-pulau terpencil,” kata Bupati.
Partisipasi aktif Maluku Tenggara dalam Rakornas 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi daerah dalam implementasi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah daerah juga bertekad untuk terus meningkatkan koordinasi lintas sektor, mendorong efisiensi birokrasi, dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pembangunan.
Dengan semangat sinergi pusat-daerah yang diperkuat melalui Rakornas, Maluku Tenggara optimistis dapat menjadi salah satu daerah yang memberikan contoh implementasi program prioritas nasional yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat, sejalan dengan target Indonesia Emas 2045.


