Inilah Jejak Pengabdian Ahmad Dahlan Tamher: Dari Aparatur Muda hingga Plt Sekda Maluku Tenggara

Almarhum Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Maluku Tenggara Achmad Dahlan Tamher. Foto/dok: istimewa.
LANGGUR, HARIANMALUKU.com — Kepergian Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, Achmad Dahlan Tamher, meninggalkan duka mendalam bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.

Aparatur sipil negara yang mengabdi selama hampir tiga dekade itu dikenal sebagai birokrat yang meniti karier dari bawah hingga menduduki jabatan strategis di lingkup pemerintahan daerah.

Ahmad Dahlan Tamher wafat pada Selasa (17/2/2026) pukul 16.30 WIT setelah melaksanakan salat Asar di Masjid Raudhah, Maluku Tenggara, dalam usia 54 tahun 10 bulan 17 hari. Pemerintah daerah menilai almarhum sebagai sosok yang konsisten membangun tata kelola administrasi kependudukan dan birokrasi daerah.

Karier Dimulai dari Level Dasar
Karier almarhum dimulai sejak diangkat sebagai calon pegawai negeri sipil pada 1 Januari 1998 dengan pangkat Penata Muda Golongan III/a.

Setahun kemudian, ia resmi menjadi pegawai negeri sipil dan terus menapaki jenjang karier melalui sejumlah kenaikan pangkat hingga mencapai Pembina Utama Muda Golongan IV/c pada 1 April 2023 berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia.

Perjalanan panjang itu mencerminkan proses karier birokrasi yang bertahap, mulai dari jabatan teknis hingga posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.

Sebelum menjabat Plt Sekretaris Daerah sejak 6 Desember 2025, Ahmad Dahlan Tamher pernah mengemban berbagai jabatan penting, di antaranya Kasubag Administrasi dan Personalia PDAM Kabupaten Maluku Tenggara, Sekretaris Kelurahan Ohoijang Watdek, hingga Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Maluku Tenggara sejak 2017.

Pada September hingga Desember 2025, ia juga dipercaya sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Maluku Tenggara sebelum akhirnya mengemban tugas sebagai Plt Sekda.

Konsisten di Bidang Administrasi Kependudukan

Sebagian besar perjalanan karier almarhum dihabiskan pada sektor administrasi kependudukan. Ia pernah menjabat Kepala Subbagian hingga Kepala Bidang Data Informasi dan Pengembangan Sistem pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Pengalaman tersebut diperkuat dengan berbagai pendidikan dan pelatihan teknis, mulai dari Diklatpim, pelatihan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), hingga pembekalan teknis pembuatan KTP elektronik dan pengelolaan database kependudukan nasional.

Jejak ini menjadikan almarhum dikenal sebagai salah satu figur yang mendorong penguatan sistem administrasi kependudukan di daerah.
Pendidikan dan Penghargaan Negara
Almarhum lahir di Maluku Tenggara pada 21 Maret 1971.

Pendidikan formalnya ditempuh mulai dari SD Negeri Senterlarat, SMP Negeri Tepa, SMA Negeri Tual, hingga meraih gelar Sarjana Sosial Politik di Universitas Pattimura pada 1994. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan magister Ilmu Sosial pada 2005.

Atas pengabdiannya, pemerintah memberikan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun pada 2008 dan Satyalancana Karya Satya 20 Tahun pada 2018 dari Presiden Republik Indonesia.
Tinggalkan Keluarga dan Jejak Pengabdian

Almarhum meninggalkan seorang istri, Wawasa Roroa, serta empat orang anak. Selama 28 tahun pengabdian kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Ahmad Dahlan Tamher dikenal sebagai aparatur yang bekerja dalam senyap namun konsisten menjaga stabilitas birokrasi daerah.

Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun menyebut almarhum sebagai figur pengabdian yang menutup perjalanan kariernya di jabatan tertinggi birokrasi daerah, setelah melewati proses panjang dalam pemerintahan.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR