Acara ini dihadiri Wali Kota Tual H. Akhmad Yani Renuat, S.Sos., M.Si., MH, Wakil Wali Kota H. Amir Rumra, Ketua DPRD Kota Tual Hj. Aisyah Renhoat beserta anggota DPRD, Penjabat Sekretaris Daerah Ridwan H. Renwarin, unsur Forkopimda, Staf Khusus Wali Kota, Kepala Kemenag Kota Tual H. Iksan Rumaf, para imam se-Kota Tual, tenaga pengajar Al-Qur’an, serta ASN di lingkungan Pemkot Tual.
Sebanyak 101 ASN mengikuti khataman Al-Qur’an, terdiri atas 32 peserta laki-laki dan 69 peserta perempuan. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya penuntasan buta aksara Al-Qur’an bagi ASN, serta sarana pembinaan mental dan spiritual aparatur pemerintah.
Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat menegaskan bahwa khatam Al-Qur’an bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ikhtiar spiritual untuk menumbuhkan ASN yang berakhlak mulia dan berintegritas. Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk dihayati dan diamalkan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam pengabdian kita sebagai ASN,” ujar Wali Kota.
Ia menambahkan, pembangunan karakter berbasis nilai keagamaan diyakini mampu membentuk ASN yang jujur, disiplin, beretika, dan bertanggung jawab. Pendekatan ini juga diharapkan memperkuat citra pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Wali Kota Tual turut mengapresiasi seluruh peserta khatam Al-Qur’an serta para guru mengaji yang telah membimbing dengan penuh kesabaran. Ia menekankan bahwa khatam Al-Qur’an merupakan langkah awal untuk terus mempelajari dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkot Tual dalam mencetak ASN yang religius, beradab, dan berkarakter, sejalan dengan visi pembangunan daerah serta arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.


