Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun menegaskan, para bidan profesional ini akan kembali mengabdi di ohoi-ohoi dan pulau-pulau kecil untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama dalam upaya penurunan stunting, penanganan gizi buruk, konsultasi laktasi, hingga pengawasan tumbuh kembang anak.
“Kami bangga karena kehadiran mereka menjadi kekuatan besar dalam pelayanan kesehatan kita, khususnya di wilayah terpencil yang sulit dijangkau,” ujar Thaher usai mengikuti Wisuda dan Angkat Sumpah Ahli Madya, Sarjana Terapan, dan Profesi Poltekkes Kemenkes Makassar.
Ia menambahkan, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran APBD untuk mendukung pendidikan lanjutan para bidan sebagai bentuk komitmen peningkatan SDM kesehatan di daerah kepulauan.
Dengan pengetahuan ilmiah dan kemampuan manajerial yang lebih baik, para bidan diharapkan dapat mengambil keputusan cepat dalam kegawatdaruratan obstetri serta memperkuat peran pendampingan keluarga.
Pemda Malra menilai investasi SDM kesehatan adalah strategi jangka panjang untuk memastikan seluruh masyarakat Pulau Kei Kecil hingga Pulau Kei Besar mendapat pelayanan yang bermutu.
“Kerja sama ini harus terus berlanjut agar semakin banyak tenaga kesehatan memperoleh kesempatan meningkatkan kompetensi,” tutup Thaher.


