Masuk 10 Besar Kandidat KPLB Nasional, Ngabalin Bawa Nama Kei hingga Internasional

Masuk 10 Besar Kandidat KPLB Nasional, Ngabalin Bawa Nama Kei hingga Internasional. Foto/dok: Collage.
JAKARTA, HARIANMALUKU.com — Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menggelar Sidang Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi, Jumat (28/11/2025). Sebanyak 10 ASN dari berbagai instansi terpilih sebagai kandidat dan mempresentasikan inovasinya untuk penetapan kenaikan pangkat mulai 1 Desember 2025.

Wakil Kepala BKN, Suharmen, menegaskan bahwa inovasi yang diajukan tidak hanya harus orisinal, tetapi juga berdampak luas dan mendukung pembangunan nasional sebagaimana arah Asta Cita Presiden. “ASN adalah motor penggerak perubahan. Karya mereka harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah Obetnego Alexander Ngabalin, tenaga kesehatan asal Kabupaten Maluku Tenggara. Ia tercatat sebagai peserta pertama pada sesi kedua presentasi KPLB dan menjadi satu-satunya perwakilan dari Maluku dalam forum nasional tersebut.

Ngabalin sebelumnya telah menorehkan sejumlah prestasi, antara lain Nakes Teladan Nasional Kemenkes 2024, perwakilan Indonesia dalam benchmarking ke Singapura, dan lulusan terbaik Diklat Anestesi RS PGI Cikini tahun 2010. Melalui pencapaian ini, ia telah empat kali mengharumkan nama Maluku Tenggara di tingkat nasional hingga internasional.

Dalam sidang KPLB, setiap peserta dinilai berdasarkan lima indikator utama: originalitas, kemanfaatan, efektivitas dan efisiensi, pengakuan penghargaan, serta daya ungkit dampak. Para kandidat telah melalui seleksi ketat sejak tingkat daerah hingga BKN pusat.

Dikesempatan itu, Obetnego menyampaikan rasa bangga bisa membawa nama Kei ke panggung nasional. “Kita berasal dari daerah DTPK, tetapi itu bukan hambatan—melainkan peluang untuk menunjukkan talenta terbaik,” ungkapnya di Langgur Sabtu (30/11/2025).

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Pemerintah Daerah Maluku Tenggara, Kementerian Kesehatan, dan seluruh pihak yang mendukung prosesnya hingga tahap presentasi nasional di BKN RI, Jakarta.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR