Kegiatan tersebut dibuka pada Sabtu (17/10/2026) pukul 09.30 WIT di Balai Ohoi Kolser, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis wasit dan pelatih sekaligus mendukung penyelenggaraan pertandingan yang tertib, profesional, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Pembukaan pelatihan dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara, Hasan Difinubun. Turut hadir Ketua PTMSI Kabupaten Maluku Tenggara, B. Fadly Rejaan, Wakil Ketua PTMSI Maluku, Naufal K. Alkatiri, Sekretaris Umum PTMSI Maluku, Rido Patisina, serta para peserta pelatihan.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Bupati Cup 2026. Keberadaan wasit yang memahami peraturan dan pelatih yang memiliki kemampuan teknis dinilai penting untuk mendukung kualitas pertandingan serta pembinaan atlet tenis meja di daerah.
Dalam pelaksanaannya, materi pelatihan diharapkan mencakup pemahaman peraturan permainan, teknik memimpin pertandingan, pengambilan keputusan, metode kepelatihan, dan penerapan nilai-nilai sportivitas.
Kualitas wasit dan pelatih menjadi perhatian
Kesiapan sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam penyelenggaraan kejuaraan olahraga. Wasit dituntut mengambil keputusan berdasarkan peraturan yang berlaku, sedangkan pelatih bertanggung jawab mengembangkan kemampuan atlet, membangun kedisiplinan, dan menanamkan sikap sportif.
Karena itu, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar meningkatkan kompetensi peserta. Evaluasi terhadap pemahaman materi dan kemampuan teknis juga menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan mereka menjalankan tugas.
Dalam pelaksanaan Bupati Cup 2026, PTMSI dan panitia diharapkan memperhatikan kesiapan perangkat pertandingan, jadwal kompetisi, sistem pertandingan, serta mekanisme penanganan keberatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Penyelenggaraan yang transparan dan keputusan wasit yang konsisten akan membantu menjaga kepercayaan atlet, pelatih, ofisial, dan masyarakat terhadap kompetisi tenis meja di Maluku Tenggara.
Dorong pembinaan tenis meja berkelanjutan
Selain mendukung turnamen, pelatihan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan tenis meja di Kabupaten Maluku Tenggara.
Program pembinaan berkelanjutan, termasuk pengembangan tenis meja di lingkungan sekolah, berpotensi memperluas partisipasi generasi muda sekaligus membuka kesempatan bagi lahirnya atlet-atlet berbakat.
Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, pelatih, sekolah, dan masyarakat. Ketersediaan sarana latihan, kompetisi yang teratur, serta peningkatan kapasitas tenaga olahraga juga menjadi unsur penting dalam proses pembinaan.
Dengan persiapan yang matang, Bupati Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat kualitas penyelenggaraan pertandingan dan pengembangan prestasi tenis meja di Maluku Tenggara.


