PTMSI Malra Dorong Bibit Atlet Muda, Satu Meja Jadi Langkah Menuju POPMAL


LANGGUR, HARIANMALUKU.com — Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Maluku Tenggara mulai memperkuat pembinaan atlet muda dari lingkungan sekolah. Salah satunya melalui penyerahan satu unit meja tenis meja kepada SMP Budi Mulia Langgur, Kamis (8/10/2026).

Bantuan tersebut diserahkan Wakil Ketua Umum PTMSI Maluku, Naufal A. K. Alkatiri, S.P., didampingi Ketua PTMSI Maluku Tenggara Fadly B. Rejaan dan Sekretaris PTMSI Maluku Tenggara Buddy Victor Tjoanda.

Meja tenis meja itu merupakan sumbangan Ketua Alumni SMP Budi Mulia, Dr. Agustinus (Agus) Ufie, S.Pd., M.Pd., sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga dan pembinaan generasi muda di Maluku Tenggara.

Ketua PTMSI Maluku Tenggara, Fadly B. Rejaan, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Menurutnya, pembinaan atlet tidak cukup hanya mengandalkan bakat, tetapi harus didukung fasilitas, latihan rutin, pendampingan, dan kompetisi yang berkelanjutan.

“Terima kasih kepada Dr. Agus Ufie yang telah memberikan bantuan satu meja tenis meja. Ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi pembinaan atlet muda,” ujar Fadly.

Ia mengatakan, PTMSI Maluku Tenggara juga tengah mempersiapkan Bupati Cup yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2026.

Ajang tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menemukan dan menjaring bibit-bibit atlet muda yang nantinya dipersiapkan menghadapi POPMAL tahun depan.

Bukan Sekadar Meja, tetapi Investasi Atlet Muda

Kepala SMP Budi Mulia Langgur, Engelbertus J. Rettob, S.Sos., menyambut baik bantuan tersebut.

Ia menilai keberadaan fasilitas baru itu akan membantu siswa mendapatkan tempat latihan yang lebih layak dan terarah.

“Terima kasih kepada Dr. Agus Ufie yang telah menyumbangkan satu buah meja pingpong untuk mendukung pelatihan siswa-siswi SMP Budi Mulia. Terima kasih juga kepada PTMSI Maluku dan khususnya PTMSI Kabupaten Maluku Tenggara,” ungkap Engelbertus.

Menurutnya, kualitas sarana latihan turut memengaruhi perkembangan kemampuan siswa dalam bermain tenis meja.

Karena itu, ia mendorong siswa yang serius menekuni olahraga tersebut untuk memiliki perlengkapan sendiri, terutama bet atau raket, sehingga dapat berlatih secara konsisten dan menyesuaikan peralatan dengan karakter permainan masing-masing.

“Setiap anak diharapkan memiliki senjata masing-masing agar semakin menyatu dengan dirinya saat bermain. Jangan terus-menerus bergantung pada pinjam-meminjam peralatan teman,” ujarnya.

Pembinaan Dimulai dari Sekolah

Penyerahan satu meja tenis meja tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pembinaan olahraga prestasi sejak usia sekolah.

Bagi PTMSI Maluku Tenggara, sekolah merupakan salah satu tempat strategis untuk menemukan dan membentuk calon atlet melalui latihan rutin serta kompetisi yang berjenjang.

Dukungan alumni, sekolah, organisasi olahraga, masyarakat, dan pemerintah daerah juga dinilai penting agar pembinaan atlet tidak berhenti pada kegiatan sesaat.

Melalui fasilitas sederhana tersebut, para siswa diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan kemampuan, mengikuti kompetisi, dan menunjukkan potensi terbaiknya.

Bagi PTMSI Maluku Tenggara, satu meja tenis meja bukan sekadar fasilitas olahraga, tetapi menjadi langkah awal untuk membidik lahirnya bibit atlet baru yang dapat mengharumkan nama Maluku Tenggara hingga ke tingkat Maluku.

Dari meja latihan di sekolah, target besar menuju POPMAL 2027 mulai dibangun PTMSI sebagai awal dari pembinaan olahraga tenis meja di Maluku khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR