Pembukaan kegiatan berlangsung di Balai Ohoi Langgur, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. Turnamen mempertandingkan dua cabang gim elektronik, yakni Free Fire dan Mobile Legends, dengan total 36 tim peserta.
Ketua KNPI Maluku Tenggara, Kace Ecep Ubro, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan membangun solidaritas di kalangan pemuda.
Menurut Kace, generasi muda perlu diberikan ruang untuk mengembangkan minat, bakat, dan kreativitas melalui kegiatan yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat.
Ia mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kebersamaan, serta menjadikan turnamen sebagai wadah menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi.
Kace berharap kegiatan tersebut dapat menyatukan pemikiran, memperkuat hubungan persaudaraan, dan mengarahkan energi pemuda pada aktivitas positif sehingga tidak terlibat dalam tawuran maupun tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
KNPI Salurkan Bantuan kepada Korban Konflik
Selain menggelar turnamen, KNPI Maluku Tenggara juga melaksanakan bakti sosial dengan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak konflik antara Kompleks Watdek dan Kompleks Ohoijang.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas KNPI terhadap masyarakat yang terdampak konflik.
Melalui kegiatan sosial ini, KNPI berupaya memperkuat semangat persaudaraan dan mendorong terciptanya hubungan yang harmonis di tengah masyarakat.
Peran organisasi kepemudaan dinilai penting dalam membangun komunikasi antarkelompok serta mengajak generasi muda bersama-sama menjaga perdamaian di Kabupaten Maluku Tenggara.
Pemkab Malra Dukung Pengembangan Bakat Pemuda
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Maluku Tenggara, Hasan Difinubun.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa turnamen bukan semata-mata tentang menang atau kalah. Hal terpenting ialah menjunjung tinggi sportivitas, membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan, dan saling menghargai.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, lanjutnya, akan terus mendukung kegiatan positif yang dapat meningkatkan minat, bakat, dan kreativitas generasi muda sebagai bagian dari upaya mempersiapkan masa depan daerah.
Turnamen tersebut juga diharapkan menjadi sarana menjaring generasi muda berbakat di bidang olahraga dan E-Sport untuk dibina agar mampu mengharumkan nama Maluku Tenggara di tingkat provinsi maupun nasional.
Sebanyak 13 tim mengikuti turnamen Free Fire, sedangkan 23 tim lainnya berkompetisi dalam cabang Mobile Legends.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Camat Kei Kecil Aloysius Dumatubun, Danramil 1503-01 Tual Kapten La Ode, Kepala Ohoi Langgur Hyronimus Dumatubun, Ketua GMKI Maluku Tenggara Kristo Omaratan, serta Ketua Pemuda Ohoi Langgur Eko Milhan Renyut.
Kegiatan pembukaan berakhir pada pukul 17.45 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
Melalui turnamen dan bakti sosial ini, KNPI Maluku Tenggara diharapkan terus menjadi wadah pemersatu generasi muda, memperkuat solidaritas antarkompleks, dan mendorong lahirnya pemuda yang kreatif, berprestasi, serta berperan aktif menjaga keamanan dan perdamaian daerah.


