Hal itu disampaikan Benhur dalam laporan panitia pada pembukaan MPP XXXVII AMGPM di Gedung Gereja Jemaat Sumber Kasih, Ohoi Ohoira, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (18/10/2026).
Menurut Benhur, pelaksanaan MPP berlandaskan firman Tuhan dalam Kolose 3:23, yang mengingatkan setiap orang agar melakukan segala pekerjaan dengan segenap hati seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.
Landasan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh kader AMGPM agar menjalankan tugas organisasi dan pelayanan dengan kesungguhan, tanggung jawab, serta semangat pengabdian.
Panitia Persiapkan Kegiatan Sejak Mei
Benhur menjelaskan, panitia telah dibentuk dan dilantik pada 25 Mei 2026 berdasarkan surat keputusan yang tercantum dalam laporan panitia.
Sejak saat itu, panitia bekerja mempersiapkan pelaksanaan kegiatan di tengah kesibukan masing-masing anggota demi mendukung kelancaran agenda organisasi tersebut.
MPP XXXVII AMGPM mengusung subtema “Hadirkan Kasih Kristus dalam Keluarga dan Masyarakat”. Kegiatan ini diikuti 478 peserta dari 34 wilayah pelayanan AMGPM di Provinsi Maluku dan Maluku Utara.
Pembukaan dihadiri kepala daerah, unsur DPRD, TNI-Polri, pimpinan Sinode GPM, para ketua klasis, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga Jemaat Ohoira.
Perkuat Pelayanan dan Persaudaraan Pemuda Gereja
Pelaksanaan MPP XXXVII menjadi momentum bagi kader AMGPM untuk memperkuat kebersamaan, mengevaluasi pelaksanaan organisasi, dan membangun komitmen pelayanan yang lebih nyata di tengah keluarga dan masyarakat.
Melalui forum tersebut, semangat kasih Kristus diharapkan tidak berhenti sebagai tema kegiatan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata, kepedulian sosial, dan keterlibatan pemuda dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan MPP XXXVII AMGPM di Ohoi Ohoira juga menjadi bagian dari perjalanan pelayanan organisasi dalam menyongsong satu abad Gereja Protestan Maluku (GPM).


