Hal itu disampaikan Thaher Hanubun dalam sambutannya pada acara pemberkatan Arca Hati Kudus Yesus di Paroki Waur, Kabupaten Maluku Tenggara.
Menurutnya, kehadiran arca tersebut diharapkan dapat memperkuat iman umat sekaligus mendorong tumbuhnya persaudaraan, kepedulian, kerukunan, dan semangat pelayanan kepada sesama.
“Arca Hati Kudus Yesus bukan sekadar sebuah simbol atau karya seni keagamaan. Ia mengingatkan kita pada kasih Kristus yang tanpa batas, hati yang penuh pengampunan, dan pengorbanan bagi keselamatan umat manusia,” ujar Thaher.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus mendorong pembangunan daerah yang berlandaskan semangat Ain Ni Ain, yakni saling menghormati dan menjaga persaudaraan di tengah keberagaman agama dan budaya.
“Sebagai Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, kami terus berkomitmen membangun daerah dengan semangat Ain Ni Ain, saling menghormati dan menjaga persaudaraan di tengah keberagaman agama dan budaya,” katanya.
Thaher berharap keberadaan Arca Hati Kudus Yesus dapat menjadi sumber inspirasi bagi umat Paroki Waur untuk semakin menghidupi nilai kasih dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mendoakan agar Hati Kudus Yesus senantiasa memberkati umat Paroki Waur, keluarga-keluarga, serta seluruh masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara.
“Kiranya Hati Kudus Yesus senantiasa memberkati umat Paroki Waur, memberkati keluarga-keluarga kita, dan memberkati Kabupaten Maluku Tenggara,” ucapnya.
Acara pemberkatan tersebut turut dihadiri Uskup, para pastor, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta umat Katolik Paroki Waur.
Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kehidupan keagamaan, persaudaraan, dan kerukunan masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara.


