Pernyataan itu disampaikan Roy saat menghadiri kegiatan jalan santai dan senam bersama dalam rangka Haornas ke-43 tahun 2026 dan HUT ke-25 Partai Demokrat di Taman Landmark Larvul Ngabal, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (12/9/2026).
Di hadapan Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun, jajaran Forkopimda, para ketua DPC Partai Demokrat se-Maluku, kader, ASN, dan masyarakat, Roy menyebut terdapat tiga nama yang akan bersaing dalam proses pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku.
Salah satu nama yang disebutnya adalah Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun. Dua kandidat lainnya yang disebut Roy adalah Asri Arman dan Halimun Hao Latu.
“Beta pimpin partai ini sudah dua puluh tahun enam bulan. Jadi kalau anak berarti sudah dewasa, sehingga beta merasa bahwa sudah waktunya untuk beta pensiun,” ujar Roy.
Roy mengatakan keputusan mengenai siapa yang nantinya memimpin Partai Demokrat Maluku bukan semata-mata ditentukan oleh keinginan manusia. Menurutnya, setiap proses harus dijalani dengan doa dan tetap mengedepankan kepentingan rakyat.
“Manusia boleh merencanakan, tetapi semua keputusan itu ada di tangan Tuhan,” katanya.
Secara khusus, Roy meminta masyarakat mendoakan perjuangan Thaher Hanubun dalam proses pencalonannya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Maluku.
Ia menilai kepemimpinan seharusnya tidak hanya dilihat dari nama besar atau latar belakang seseorang, tetapi dari ketulusan hati dan kesungguhan dalam bekerja untuk rakyat.
“Siapa pun hati baik untuk negeri, siapa pun hati baik untuk rakyatnya, bekerja dengan sungguh-sungguh, Tuhan pasti akan menjawab setiap doa kita,” ucap Roy.
Kehadiran Roy bersama para ketua DPC Partai Demokrat dari sejumlah kabupaten/kota di Maluku di Langgur juga menjadi bagian dari perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di daerah.
Roy menjelaskan, sebelumnya perayaan HUT Demokrat telah dilaksanakan secara besar-besaran di Jakarta dan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Karena belum sempat merayakannya di Maluku, ia kemudian memenuhi undangan pengurus DPC Partai Demokrat Maluku Tenggara.
Bagi Roy, Maluku Tenggara memiliki nilai historis dalam perjalanan hidupnya. Ia mengungkapkan pernah menjabat sebagai Kepala Bank Maluku di daerah tersebut pada 1992 hingga 1996.
“Saya dulu Kepala Bank Maluku di sini dari tahun 1992 sampai 1996. Jadi saya punya sejarah dengan Maluku Tenggara,” tuturnya.
Roy pun menyampaikan terima kasih kepada Bupati Thaher Hanubun dan masyarakat Maluku Tenggara yang telah menyambut Partai Demokrat dalam rangka perayaan ulang tahun ke-25.
Ia berharap momentum HUT ke-25 Demokrat sekaligus proses regenerasi kepemimpinan di tingkat provinsi dapat semakin memperkuat komitmen partai untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Maluku.
“Beta mau minta dong doa saja for Antua. Soal jabatan, manusia boleh merencanakan, tetapi semua keputusan itu ada di tangan Tuhan,” pungkasnya.


