Gedung baru tersebut resmi diresmikan dalam rangkaian Program Revitalisasi SMK Tahun 2026 melalui Karya Bakti Skala Besar Kodam XV/Pattimura.
Kepala SMK Kasih Theresia Bombay, Agrapina Sangur, mengatakan peresmian gedung tersebut menjadi momen bersejarah sekaligus kado terindah bagi sekolah yang berdiri sejak 2021.
"Ini adalah kado yang paling indah untuk ulang tahun kami yang kelima," ujar Agrapina dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, perjuangan mendapatkan gedung sekolah telah dimulai sejak 2025. Pihak sekolah melakukan berbagai pendekatan dan melengkapi persyaratan, termasuk memastikan ketersediaan lahan.
Lahan pembangunan sekolah tersebut diperoleh melalui hibah dari keluarga besar Rahawarin-Raharusun di Ohoi Wermaf.
Perjuangan kemudian berlanjut hingga dilakukan verifikasi oleh pihak kementerian dan jajaran TNI. Tidak lama setelah proses tersebut, pembangunan gedung mulai dilaksanakan.
Menurut Agrapina, pembangunan sempat menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan dana, cuaca buruk, hingga sulitnya mendatangkan material bangunan ke wilayah Kei Besar.
Gedung yang diresmikan saat ini memiliki dua ruangan yang akan digunakan sebagai ruang belajar dan ruang praktik siswa. Sekolah juga memperoleh satu unit toilet, bak penampung air, serta jaringan pipanisasi.
SMK Kasih Theresia saat ini memiliki 62 siswa dengan dua konsentrasi keahlian, yakni Usaha Layanan Wisata dan Layanan Perbankan.
Para siswa juga telah melaksanakan praktik kerja lapangan di sejumlah mitra industri, seperti Bank Maluku, CU, usaha pariwisata, cottage, dan agen perjalanan.
Agrapina berharap dukungan terhadap sekolah terus berlanjut, terutama untuk pembangunan ruang guru dan pemenuhan sarana pembelajaran.
"Anak-anak kami adalah investasi sumber daya manusia untuk perkembangan Pulau Kei Besar," katanya.
Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga gedung yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda Kei Besar.


