Endi Renfaan Resmi Dikukuhkan Sebagai Orang Kai Letman


LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Endi Renfaan resmi dikukuhkan sebagai Orang Kai/Kepala Desa Definitif Ohoi Letman, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Senin (14/9/2026).

Pengukuhan yang berlangsung di Masjid Al-Muqorrobin, Ohoi Letman, itu dihadiri Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun, Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam, Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Maluku Tenggara Rasyid, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tual Ridwan Abduh Fadirubun serta sejumlah pejabat, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat.

Endi Renfaan dikukuhkan oleh Raja Dullah (Rat Baldu) Bayan Renuat selaku pemegang hak adat tertinggi untuk mengukuhkan keturunan lurus Kepala Ohoi Definitif.

Dalam momentum tersebut, Bupati Muhamad Thaher Hanubun menyampaikan sejumlah pesan tegas kepada Kepala Ohoi Letman yang baru dikukuhkan. Ia meminta pemerintahan Ohoi tidak hanya berjalan ketika ada kegiatan atau pencairan anggaran.

“Jangan sampai pemerintahan hanya aktif ketika ada kegiatan atau pencairan anggaran,” tegas Thaher dalam arahannya.

Menurut Bupati, jabatan Kepala Ohoi bukan sekadar kehormatan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada seluruh masyarakat. Karena itu, pemerintahan Ohoi harus dijalankan secara tertib, dengan administrasi yang lengkap dan perangkat Ohoi yang benar-benar bekerja.

Perhatian khusus juga diberikan Bupati terhadap pengelolaan anggaran Ohoi. Ia menegaskan bahwa anggaran tersebut merupakan uang rakyat sehingga wajib digunakan sesuai perencanaan, aturan, dan kebutuhan masyarakat.

“Tidak boleh ada penyalahgunaan, tidak boleh ada kepentingan pribadi, dan setiap rupiah harus dapat dipertanggungjawabkan. Transparansi dan akuntabilitas bukan pilihan, tetapi kewajiban,” kata Thaher.

Bupati juga meminta Endi Renfaan memberikan pelayanan secara adil tanpa membeda-bedakan masyarakat berdasarkan keluarga, kelompok, maupun pilihan politik.

“Setelah pengukuhan ini, kita harus meninggalkan perbedaan dan bekerja untuk semua,” ujarnya.

Disisi lain, Thaher mengingatkan agar pemerintahan Ohoi tetap menghormati nilai-nilai adat Kei dan para pemangku adat. Namun, pelaksanaan adat harus berjalan harmonis dengan hukum nasional serta ketentuan pemerintahan yang berlaku.

Kepada masyarakat Ohoi Letman, Bupati meminta agar turut mengawasi jalannya pemerintahan secara baik dan bertanggung jawab. Kritik, kata dia, tetap diperlukan, tetapi harus diarahkan untuk membangun.

Sementara kepada Endi Renfaan, Thaher berpesan agar jabatan tersebut tidak digunakan untuk mengejar kepentingan pribadi.

“Jangan mengejar jabatan, tetapi jalankan amanah. Jangan mencari kepentingan pribadi, tetapi utamakan kepentingan masyarakat,” pesannya.

Bupati berharap Ohoi Letman kedepan memiliki pemerintahan yang tertib, pengelolaan anggaran yang bersih, pelayanan yang cepat, adat yang kuat, serta masyarakat yang tetap bersatu dalam semangat Ain Ni Ain.

Prosesi pengukuhan kemudian diabadikan dengan pengambilan foto dan jamuan makan bersama menutup seluruh rangkaian acara.

Sebelumnya, masyarakat dan Pemerintah Ohoi Letman melakukan penyambutan Bupati dan rombongan dengan pengalungan syal didepan SD Inpres Ohoi Letman. Usai penyambutan rombongan Bupati, Calon Orang Kai Letman dan para Raja menaiki belan menuju lokasi kegiatan di Halaman Masjid Al-Muqorrobin, Ohoi Letman untuk dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR