Menurut Thaher, keberadaan sekolah kejuruan dengan konsentrasi Usaha Layanan Wisata dan Layanan Perbankan memiliki peluang besar untuk menjawab kebutuhan tenaga terampil di daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat meresmikan Gedung Sekolah Baru SMK Kasih Theresia di Ohoi Bombay, Kecamatan Kei Besar Sabtu (5/9).
Ia mengatakan potensi pariwisata Pulau Kei Besar sangat besar sehingga membutuhkan generasi muda yang memiliki keterampilan dan pengetahuan untuk mengelolanya.
"Anak-anak ini adalah titipan orang tua, titipan Tuhan yang harus kita jaga," kata Thaher.
Karena itu, ia meminta pihak yayasan, kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat memberikan perhatian serius terhadap keberlangsungan pendidikan di sekolah tersebut.
Thaher juga memberikan apresiasi kepada Kepala SMK Kasih Theresia yang dinilainya memiliki komitmen kuat membangun pendidikan di wilayah kepulauan.
Ia berharap semangat tersebut terus dipertahankan sehingga sekolah tidak berhenti hanya pada pembangunan gedung, tetapi mampu menghasilkan lulusan yang kompeten.
Bupati juga mengingatkan agar nama "Theresia" yang digunakan sekolah tidak sekadar menjadi nama atau slogan.
Menurutnya, nilai yang terkandung dalam nama tersebut harus dipahami dan diwujudkan dalam proses pendidikan serta pelayanan kepada masyarakat.
"Nama Theresia tidak sembarang nama. Pelajari dengan baik, dipahami dan dilaksanakan," pesannya.
Thaher menegaskan, pembangunan manusia merupakan bagian penting dari masa depan Maluku Tenggara.
Karena itu, gedung baru SMK Kasih Theresia diharapkan menjadi rumah pendidikan yang mampu melahirkan generasi terampil, mandiri, dan siap mengambil peran dalam pembangunan Pulau Kei Besar.
Kehadiran SMK Kasih Theresia Bombay, diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga membuka jalan bagi generasi muda Kei Besar untuk memperoleh kesempatan kerja dan mengembangkan potensi daerah.


