Hal itu disampaikan Veronica saat memberikan sambutan pada peluncuran Festival Pendidikan menyongsong HUT ke-137 SD Naskat Matias 1 Langgur yang bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional, Rabu (23/7/2026) di Gedung Catolic Center Langgur.
Menurutnya, keterbatasan jumlah guru membuat proses pembelajaran belum berjalan secara ideal. Bahkan pada tahun ajaran lalu, dirinya harus merangkap sebagai wali kelas untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik.
"Jumlah siswa kami 316 orang dengan 12 rombongan belajar. Namun guru PNS hanya tiga orang, termasuk saya sebagai kepala sekolah. Tahun lalu saya juga harus merangkap sebagai wali kelas karena kekurangan guru," ungkapnya.
Rettob juga menyampaikan bahwa SD Naskat Matias 1 Langgur merupakan sekolah dasar pertama di Tanah Kei yang berdiri sejak tahun 1890. Selama 137 tahun, sekolah ini terus berkontribusi mencetak generasi penerus bangsa dan menjadi bagian penting dalam perkembangan pendidikan di Maluku Tenggara.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara melalui Dinas Pendidikan dapat memberikan tambahan guru agar kebutuhan belajar mengajar di sekolah tertua di Tanah Kei tersebut dapat terpenuhi.
Menutup sambutannya, Veronica mengajak seluruh pemerintah, yayasan, alumni, orang tua, dan masyarakat untuk terus mendukung kemajuan SD Naskat Matias 1 Langgur agar tetap menjadi sekolah yang melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.


