Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan HUT AM GPM yang akan melibatkan pemuda gereja dalam berbagai kegiatan pelayanan, pembinaan, dan kebersamaan.
Langkah Thaher ini mendapat apresiasi dari panitia. Di tengah berbagai kebutuhan pelaksanaan kegiatan, bantuan tersebut dinilai menjadi penyemangat sekaligus bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap perkembangan generasi muda.
Bagi Thaher, dukungan kepada pemuda gereja bukan sekadar bantuan materi. Ia memandang generasi muda sebagai aset penting yang harus terus didorong untuk aktif berkontribusi dalam kehidupan bergereja maupun pembangunan daerah.
Bantuan yang berasal dari dana pribadi itu juga menjadi pesan bahwa kepedulian kepada masyarakat tidak selalu harus dilakukan melalui program resmi pemerintah. Peran pribadi dan ketulusan untuk membantu sesama dinilai sama pentingnya dalam membangun solidaritas sosial.
Panitia berharap perhatian yang diberikan Bupati Maluku Tenggara tersebut dapat memotivasi seluruh anggota AM GPM untuk terus meningkatkan semangat pelayanan, mempererat persaudaraan, serta mengambil peran aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
"Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Dukungan kepada mereka merupakan investasi bagi kemajuan gereja dan daerah," demikian semangat yang tercermin dari bantuan yang diberikan Thaher Hanubun.
Aksi sederhana namun penuh makna itu kembali memperlihatkan kedekatan Thaher dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pemuda gereja yang selama ini menjadi salah satu pilar penting pembangunan sosial di Maluku Tenggara.


