Pekerjaan fisik tersebut dikerjakan oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat secara gotong royong setiap hari. Kolaborasi antara TNI dan warga ini menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.
Danramil 1503-03/Dobo, Kapten Inf Bakri Renhoat, mengatakan progres pembangunan yang telah mencapai 67 persen merupakan hasil kerja keras personel Satgas TMMD bersama warga yang terus bahu-membahu di lapangan.
“Capaian ini berkat kerja sama yang baik antara anggota Satgas TMMD dan masyarakat. Kami terus memaksimalkan waktu dan tenaga agar pembangunan RTLH ini dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran program ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.
Dengan progres yang sudah mencapai lebih dari setengah target, pembangunan RTLH dalam program TMMD ke-127 Kodim 1503/Tual optimistis dapat rampung sesuai jadwal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Aru.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan Satgas TMMD bersama warga pun menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun desa di wilayah perbatasan dan kepulauan.


