Bupati Maluku Tenggara, Drs. H. M. Thaher Hanubun, M.Si., secara langsung memimpin penyerahan alsintan yang terdiri dari lima unit traktor besar, enam traktor mini, 30 unit pompa air, 19 gulungan pipa, empat selang hisap, serta delapan jenis benih hortikultura seperti sawi, tomat, hingga cabai. Bantuan itu diterima perwakilan kelompok tani dari berbagai ohoi di wilayah Malra.
Dalam sambutannya, Bupati Thaher menegaskan bahwa seluruh peralatan yang diberikan merupakan investasi pemerintah untuk kesejahteraan petani. Ia menekankan agar alsintan yang masih berfungsi tetap dirawat dan dimanfaatkan, sehingga tidak terbengkalai setelah bantuan baru diterima. “Dengan peralatan ini, petani harus mampu meningkatkan produksi secara berkelanjutan,” tegasnya.
Thaher juga menyampaikan komitmen Pemkab Malra dalam mendukung Astacita Presiden dan Wakil Presiden, khususnya pada program Swasembada Pangan Nasional dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, kebutuhan dapur MBG akan menjadi pasar yang pasti bagi hasil pertanian lokal, sehingga petani harus meningkatkan produksi untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
Plt. Kepala Dinas Pertanian Malra, Josep A. Dumatubun, dalam laporannya menyebutkan Malra mendapat alokasi anggaran APBN 2025 berupa benih jagung 7.500 kg untuk 500 hektare lahan, lima traktor roda empat, dan 20 pompa air, termasuk fasilitas pengembangan komoditas hortikultura serta tanaman pangan. Total pagu anggaran Dinas Pertanian Tahun 2025 mencapai Rp 6,57 miliar.
Dumatubun juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati yang telah mengalokasikan anggaran Rp 256 juta untuk penetapan Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), sebagai syarat penting pengusulan anggaran ke Kementerian Pertanian. Kebijakan ini dinilai akan memperkuat ketahanan pangan daerah dari sisi regulasi serta keberlanjutan lahan produktif.
Pemkab Malra memastikan pendampingan teknis akan terus dilakukan, baik pengolahan lahan, pemanfaatan bantuan, hingga peningkatan pengetahuan petani mengenai teknologi pertanian modern. Pemerintah juga mendorong petani untuk berkompetisi melalui penilaian petani terbaik agar semakin termotivasi meningkatkan usahanya.
Acara diakhiri dengan penyerahan simbolis oleh Bupati Malra dan sesi foto bersama. Kegiatan berlangsung aman dan lancar dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, dan sekitar 29 masyarakat perwakilan kelompok tani.


