Bupati Malra Lantik Direktur dan Sejumlah Pejabat RSUD Pratama Elat

Bupati Malra Lantik Direktur dan Sejumlah Pejabat RSUD Pratama Elat. Foto/dok: Infohumas Malra.
LANGGUR, MALUKU TENGGARA – Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun resmi melantik dan mengangkat sejumlah pejabat administrator untuk mendukung operasional RSUD Pratama Tipe D Elat, Kei Besar Rabu (26/11/2025).

Pelantikan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Maluku Tenggara Nomor 800.1.3.3/SK/04/2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan pegawai negeri sipil dalam jabatan administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.

Dalam keputusan yang ditetapkan pada 26 November 2025 tersebut, dr. Mailiani Safitri Hatapayo diangkat sebagai Direktur RSUD Pratama Elat dengan jabatan eselon III B. Sebelumnya, Mailiani menjabat sebagai Dokter Ahli Muda Puskesmas Elat.

Selain direktur, tiga pejabat lainnya turut mendapat mandat baru untuk memperkuat administrasi dan layanan rumah sakit yang berada di wilayah pulau terluar itu.

Mereka masing-masing Wenan Aris Rahahangmetan sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha, Dorothea Marta Dulce Sikteubun sebagai Kepala Seksi Pelayanan Medis dan Keperawatan, serta Makasuti Lontor sebagai Kepala Seksi Penunjang Medis dan Nonmedis.

Bupati menegaskan bahwa tugas yang diberikan merupakan amanah dan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk pelayanan kesehatan masyarakat di Kei Besar.

“Jangan bertanya apa yang rumah sakit berikan kepada Anda. Tapi jawablah apa yang Anda berikan kepada rumah sakit ini untuk melayani masyarakat,” ujar Thaher.

Menurutnya, keberadaan RSUD Pratama Elat menjadi bagian penting dalam penguatan layanan kesehatan di wilayah prioritas nasional strategis, khususnya Nuhu Yut dan Vuar Laai sebagai pulau terluar.

“Kita telah menyelesaikan satu tugas berat. Ke depan, masih banyak hal yang harus dipenuhi untuk meningkatkan pelayanan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan usulan nama pahlawan daerah sebagai nama resmi rumah sakit, bukan menggunakan namanya selaku Bupati.

Thaher mengungkapkan opsi penamaan mengarah pada salah satu pahlawan asal Kei yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, yakni Peltu Leis Hanubun yang berjasa dalam operasi pembebasan Irian Barat.

Bupati berharap seluruh tenaga kesehatan yang dilantik menjadi perintis pengabdian di RSUD Pratama Elat dan mampu menghadirkan layanan medis yang humanis, profesional, dan merata bagi keseluruhan masyarakat di Pulau Kei Besar.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR